Pengenalan Perancangan WEB
Pertemuan 1-3
Pengenalan
Perancangan WEB
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa untuk membentuk sebuah
halaman web dan html bukan sebuah bahasa pemrograman melainkan bahasa markup
(markup language). Markup language terdiri dari sekumpulan markups tag. Simbol
markup yang digunakan oleh HTML ditandai dengan tanda lebih kecil (<) dan
tanda lebih besar (>) yang biasa disebut tag.
1. Penamaan Dokumen HTML
Untuk membuat program aplikasi yang
berjalan di atas web, harus terlebih dahulu menguasai HTML. Saat ini banyak
terdapat paket aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat halaman web secara
WYSIWYG (What You See Is What You Get) sperti Microsoft FrontPage,
Macromedia DreamWeaver dan sebagainya, yang memudahkan untuk merancang halaman
web tanpa harus menguasai tag-tag HTML. Tetapi untuk menjadikan halaman web
lebih dinamis dan lebih interaktif, penguasaan terhadap tag-tag HTML akan
sangat diperlukan.
Untuk menandai bahwa sebuah file
teks merupakan file HTML maka ciri yang paling nampak jelas adalah ekstensi
filenya yakni .htm atau .html. Format ekstensi .htm awalnya hanyalah
mengakomodasikan penggunaan html dalam operasi DOS. Dalam pemberian nama sebuah
dokumen bersifat case sensitive sehingga dokumen dengan nama r.html akan
berbeda dengan R.html. Kasus case sensitive akan dijumpai pada dokumen
web yang di hosting di dalam server berbasis *nix (keluarga sistem operasi
Unix).
2. Definisi Elemen dan Tag HTML
Elemen HTML yaitu komponen penyusun
terkecil dari sebuah dokumen HTML. Elemen dapat berupa teks murni atau bukan
teks, atau keduanya. Untuk menandai sebuah elemen dalam suatu dokumen HTML di
sebut tag. Suatu elemen biasanya ditandai dengan pasangan tag, walaupun
ada beberapa nama elemen yang ditandai dengan satu tag tanpa harus
berpasangan, diantaranya :
a.
Image (
<img/> )
b. Ganti Baris – Break ( <br/> )
c.
Horizontal
Ruler ( <hr/> )
d. Input Field ( <input/> )
Tag dapat mempunyai atribut. Atribut mendefinisikan
sesuatu tentang tag tersebut. Atribut digunakan untuk mengubah default
pemformatan dikumen dengan tag yang bersangkutan.
3. Penggunaan Tag dan Atribut Tag
Dalam pembuatan dokumen HTML
penulisan elemen yang diawali dan diakhiri tanda tag HTML, memiliki syarat
penulisan :
a.
Tag HTML
diapit dengan dua karakter kurung sudut ( < dan > )
b. Tag HTML secara normal selalu berpasangan
c.
Tag pertama
dalam suatu pasangan adalah tag awal dan tag yang kedua merupakan tag akhir
d. Tag HTML tidak case sensitive,
artinya <b> sama dengan <B>
e.
Jika dalam
suatu tag terdapat tag lain, maka penulisan tag akhir tidak boleh bersilang dan
harus berurutan. Misalnya <b> <I>..Tebal dan Miring.. </I>
</b>
4. Struktur Dasar HTML
<html>
<head>
<title>Judul</title>
</head>
<body>
Konten yang akan ditampilkan pada halaman browser
</body>
</html>
5. Tag-Tag Dasar HTML
5.1 HTML
Tag dasar yang mendefinisikan bahwa
dokumen adalah dokumen html. Tag ini merupakan suatu keharusan bagi pemrograman
web untuk menuliskannya sebagai tag pertama dalam dokumen html. Penulisan tag
seperti :
<html> pada awal dokumen dan
</html> pada akhir dokumen
5.2 HEAD
Sebenarnya tidak harus ada pada
dokumen html tetapi pemakaian head yang benar akan meningkatkan kegunaan suatu
dokumen html. Penulisan tag seperti :
<head> di awal setelah <html> dan
</head> di akhir section head.
Elemen-elemen pada bagian head akan
mengerjakan tugas sebagai berikut :
a.
Menyediakan
judul dokumen
b. Menjembatani hubungan antar dokumen
c.
Memberitahu
browser untuk membuat form pencarian
d. Menyediakan metode untuk mengirim
pesan ke tipe browser
Elemen yang mungkin ada pada bagian head, yaitu:
a.
Tag <title>
untuk memberi judul dokumen. Penggunaannya :
<title> Judul dokumen </title>
b. Tag <base> untuk
menentukan basis URL. Contoh penggunaannya :
<base target=_”blank”/>
c.
Tag <link>
untuk menunjukan relasi antar dokumen html.
Tag ini memiliki beberapa atribut :
Atribut
|
Fungsi
|
href
|
Menunjukan
pada URL/dokumen lain
|
rel
|
Mendefinisikan
relasi terhadap sebuah dokumen dan dokumen lain yang berisi informasi tentang
personil yang memberi kontribusi terhadap dokumen tersebut
|
rev
|
Mendefinisikan
relasi sebuah dokumen HTML dengan dokumen lain
|
type
|
Menentukan
tipe dan parameter dari relasi
|
Contoh penggunaanya :
d. Tag <meta> untuk
mendefinisikan informasi-informasi di luar HTML. Informasi meta dapat digunakan
olej=h browser untuk menjalankan suatu aktivitas yang belum didukung oleh HTML.
Tg meta memiliki beberapa atribut :
Atribut
|
Fungsi
|
http-equiv
|
Mendefinisikan
properti dari elemen
|
name
|
Menyediakan
deskripsi tambahan dari elemen
|
url
|
Mendefinisikan
target dokumen dari sebuah properti
|
content
|
Menyediakan
nilai respon dari properti
|
Contoh penggunaannya :
<meta http-equiv=”refresh”
content=”50”/>
Contoh tersebut akan diterjemahkan
browser sebagai refresh dokumen setiap “50 detik”, jadi setara dengan mengklik
tombol refresh/reload pada browser.
Penggunaan elemen meta yang paling
populer adalah penggunaan properti Keyword dan Description.
5.3 BODY
Merupakan isi dari dokumen html.
Semua informasi yang akan ditampilkan mulai dari teks, gambar, sound, dan
lain-lain, akan ditampilkan di bagian ini. Bagian body diawali <body> dan
ditutup </body>.
Atribut body :
Atribut
|
Fungsi
|
alink
|
Menunjukan
warna link aktif
|
background
|
Merujuk
URL atau direktori dari gambar yang digunakan sebagai latar belakan
|
bgcolor
|
Menentukan
warna latar belakang
|
bgproperties
|
Jika nilai
atribut diisi “FIXED”, maka gambar latar belakang tidak ikut tergulung
|
leftmargin
|
Batas kiri
dokumen
|
link
|
Menentukan
warna link yang belum dikunjungi
|
Text
|
Menentukan
warna teks
|
Topmargin
|
Menentukan
batas atas
|
Vlink
|
Menentukan
warna link yang telah dikunjungi
|
Kode Warna
Warna
|
Heksa
|
Warna
|
Heksa
|
Aqua=Cyan
(biru air)
|
#00FFFF
|
Maroon
(merah tua)
|
#800000
|
Aquamarine
(biru kehijauan)
|
#70DB93
|
Navy (biru
gelap)
|
#000080
|
Black
|
#000000
|
Olive (
hijau kekuningan)
|
#808000
|
Blue
|
#0000FF
|
Orange
|
#FF7F00
|
Brass
(kuning tua)
|
#B5A642
|
Pink
|
#FF6EC7
|
Chocolate
|
#5C3317
|
Purple
|
#8000080
|
Copper
(keunguan)
|
#B87333
|
Red
|
#FF0000
|
Fuchsia
(merah keunguan)
|
#FF00FF
|
Silver
|
#C0C0C0
|
Gray
(abu-abu)
|
#808080
|
Teal (biru
kehijauan)
|
#008080
|
Green
|
#00FF00
|
Violet
|
#9F5F9F
|
Lime
(hijau terang)
|
#00FF00
|
White
|
#FFFFFF
|
Magenta
|
#FF00FF
|
Yellow
|
#FFFF00
|
5.4 Heading
Tag <hx> digunakan
untuk memformat heading (judul dan sub judul) dari suatu halaman web. Heading
ini akan memperbesar ukuran huruf untuk setiap jenis heading. Ada enam buah
heading yang dikenal HTML, yaitu dari <h1> sampai dengan <h6>, dari
<h1> sampai dengan <h6> ukuran huruf akan semakin kecil. Tag
heading mempunyai atribut : [ Left | Center | Right ] defaul left.
5.5 Horisontal Ruler
Tag <hr> berfungsi
untuk menampilkan garis horizontal 3 dimensi di dalam halaman web. Tag
horizontal ruler juga tidak memerlukan elemen penutup </hr>.
Atribut elemen horizontal ruler :
a.
Align : [
left | center | right ] default center
b. Size : pixel (tebal garis, default
2)
c.
Width :
panjang (lebar garis, pixel atau persen, default 100%)
d. Noshade (garis solid)
5.6 Paragraf
Tag <p> berfungsi
layaknya untuk pengaturan antar paragraf dalam halaman web. Dalam elemen
paragraf terdapat atribut :
Align=[ left | center | right ] yang berfungsi sebagai pengatur
perataan paragraf, jadi cukup memilih salah satu.
5.7 Line Break
Tag <br> berfungsi
untuk memberikan baris baru suatu paragraf dalam halaman web. Tag break tidak
memerlukan tag penutup break.
5.8 Komentar
Komentar/catatan dalam dokumen tidak
di tampilkan dalam browser. Teks yang berfungsi sebagai komentar di simpan
dalam dokumen di tandai dengan tag <!--sebagai awal, kemudian teks yang di
komentari, dan tag --> sebagai akhir tag. Khusus untuk tag komentar ini, tag
penutup tidak menggunakan tanda garis miring.
6. Memformat Karakter
Melakukan format terhadap karakter
yang di tampilkan akan sangat berguna untuk membuat sebuah dokumen menjadi
menarik dan informatif.
6.1 Logical Format
Menerapkan layout dokumen secara
logis dan terstruktur. Semua tag ini memerlukan tag penutup. Tag-tag yang
termasuk logical format adalah :
a.
<cite>,
untuk
menandai suatu kutipan <citation>.
b. <code>, untuk menampilkan kode-kode
pemrograman.
c.
<em>, untuk menandai suatu teks yang
ditekankan (cetak miring) oleh penulis.
d. <kbd>, untuk menandai suatu teks yang harus
dimasukkan oleh user melalui keyboard.
e.
<samp>, untuk menandai suatu
teks yang dimasukkan sebagai contoh.
f.
<strong>,
digunakan
untuk menandai bagian penting (cetak tebal) dari suatu teks.
g. <var>, untuk menampilkan nama variabel.
h. <dfn>, untuk menandai sebuah sub definisi
dari daftar definisi.
6.2 Physical Format
Format terhadap fisik suatu font.
Semua tag ini memerlukan tag penutup. Tag-tag yang termasuk Physical Format
adalah :
a.
<b>, untuk menebalkan huruf.
b. <i>, untuk membuat huruf miring.
c.
<u>, untuk menggaris bawah teks.
d. <tt>, untuk menampilkan huruf seperti
huruf mesin ketik.
e.
<strike>,
untuk
menampilkan garis horizontal pada bagian tengah huruf.
f.
<big>,
untuk
menampilkan ukuran huruf yang lebih besar.
g. <small>, untuk
menampilkan ukuran hurug yang lebih kecil.
h. <sub>, untuk
menampilkan subscript (dibawah).
i.
<sup>,
untuk
menampilkan superscript (diatas).
7. Format Teks
7.1 Preformatted Text
Preformatted text <pre>
digunakan untuk menampilkan teks sama seperti yang diketikan dalam dokumen
HTML. Browser akan menapilkan teks tersebut dalam font monospaced, yaitu
seperti terlihat dalam teks yang ditampilkan oleh aplikasi berbasiskan teks.
7.2 Quotation/ Identasi
Suatu kutipan teks lazim ada dalam
suatu dokumen, ada dua macam kutipan :
a.
Kutipan
pendek - tag <q>
b. Kutipan panjang – tag <blockquote>
Tag <blockquote> digunakan untuk membuat
teks yang dikutip sebagai blok sendiri. Dengan perintah <blockquote> browser
akan menampilkan teks menjorok ke dalam (mengidentitasi teks) atau menampilkan
teks.
Tag <q> tidak melakukan sesuatu
yang khusus, tetapi dengan kita telah mendefinisikan sebagai kutipan, kemudian
kita menggunakan style sheet maka kutipan ini bisa di atur pemformatannya
dengan menggunakan style sheet.
8. List HTML
List item merupakan perintah yang di gunakan
dalam HTML untuk membuat daftar atau pengelompokan kata (list). Beberapa jenis
list HTML :
HTML menyediakan lima cara untuk
membuat daftar atau list, yaitu :
a.
Ordered List
b. Unordered List
c.
Directory
List
d. Menu List
e.
Definition
List
8.1 Ordered List (Numbering)
Digunakan untuk membuat daftar
dimana setiap bagiannya memiliki nomor secara urut. Ordered list dimulai tag
<ol> dan diakhiri tag </ol>. Untuk menyatakan setiap bagiannya
digunakan tag <li> tanpa tag penutup. Atribut elemen list,yaitu :
TYPE = [ 1 | a | A | i | I ]
(default 1)
8.2 Unordered List (Bullet)
Setiap bagian ditandai dengan tanda bullet.
Untuk membuat daftar dengan tanda ini digunakan tag awal <ul> dan tag
penutup </ul> dan tiap bagiannya digunakan tag <li> tanpa tag
penutup. Atribut elemen list, yaitu :
TYPE = [ disc | squre | circle ]
(defaul disc)
9. Entitas Karakter HTML
Beberapa karakter khusus mempunyai
arti khusus dalam HTML, seperti (<) sebagai tag pembuka dan (>) sebagai
tag penutup HTML. Jika ingin browser menampilkan karakter-karakter tersebut
maka kita harus menyisipkan entitas karakter ke dalam source HTML.
Entitas karakter mempunyai 3 bagian
: sebuah ampresand (&), sebuah nama etintas atau sebuah # dan nomor
entitas, dan terakhir sebuah tanda titik koma (;/semicolon).
Kelebihan dengan menggunakan nama
dibandingkan dengan nomor adalah nama lebih mudah di ingat. Kekurangannya
adalah tidak semua browser mendukung nama entitas terbaru, sedangkan dukungan
untuk nomor entitas hampir ada pada setiap browser.
Hasil
|
Deskripsi
|
Nama Karakter
|
Kode Karakter
|
©
|
Copyright
|
©
|
©
|
®
|
Registered trademark
|
®
|
®
|
™
|
Trademark
|
™
|
™
|
Non breaking space
|
|
¡
|
|
&
|
Ampersand
|
&
|
&
|
«
|
Angle quotion mark (left)
|
«
|
«
|
»
|
Angle quotion mark (right)
|
»
|
»
|
“
|
Tanda kutip
|
"
|
"
|
<
|
Tanda lebih kecil
|
<
|
<
|
>
|
Tanda lebih besar
|
>
|
=
|
x
|
Tanda kali
|
×
|
×
|
÷
|
Tanda bagi
|
÷
|
÷
|
1. Singkatan (Akronim)
Untuk
menuliskan singkatan (akronim) ada tag html yang digunakan yaitu Tag
<abbr> atau Tag <acronym>. Tag tersebut digunakan
untuk menyimpan data kepanjangan dari suatu singkatan yang ditampilkan dalam
dokumen. Atribut yang digunakan adalah title.
Sintaks penulisannya :
<abbr
title=“kepanjangannya”>singkatan</abbr>
<acronym title=“kepanjangannya”>singkatan</acronym>
Pada saat menggunakan tag tersebut maka pada saat pointer diletakan diatas
singkatan maka kepanjangan dari singkatan tersebut akan di tampilkan mengambang
di atasnya.
2. Address
Untuk
membuat alamat pada dokumen html di sediakan secara khusus yaitu Tag
<address>. Secara default tag <adress> akan menampilkan teks di
sebelah kiri, untuk di sebelah kanan menggukan atribut dir=”rtl”.
Sintaks penulisannya :
<address>alamat</address>
3. Arah Teks
Secara umum
kita membaca teks dari kiri ke kanan (left to right - ltr), tetapi di html ada
tag yang digunakan untuk mengubah penulisan teks dari kanan ke kiri (right to
left - rtl). Tag yang digunakan Tag <bdo>. Atribut yang digunakan dir.
Sintaks penulisannya :
<bdo dir=”rtl”>teks yang mau diarahkan</bdo>
4. Teks yang Disisipkan atau
Dihapus
Dalam
menulis artikel web kita bisa mengkoreksi teks yang di tuliskan dengan
menggunakan tag <ins> dan tag <del>. Tag <ins> memberikan
tanda untuk sisipan teks dengan membuat teks di garis bawah. Tag <del>
bukan mengahapus teks tetapi mengkoreksi pekerjaan dengan memberikan garis
tengah horizontal pada teks yang dihapus.
Sintaks penulisannya :
Satu tahun adalah <del>lima belas</del> <ins>dua
belas</ins> bulan
5. Font
Tag <font> bisa menentukan format tampilan font dalam dokumen
HTML. Atribut tag font diantaranya yaitu :
5.1 Ukuran Font
Atribut size digunakan untuk mengatur ukuran
font. Nilai font dimulai dari 1 atau +1 untuk ukuran terkecil dan 7 atau +6
untuk ukuran paling besar.
5.2 Jenis Font
Atribut face digunakan untuk mengatur jenis huruf
yang diinginkan. Atribut font harus diisi dengan string jenis font.
5.3 Warna Font
Atribut color digunakan untuk mengatur warna font
yang diinginkan. Untuk memberi nilai pada atribut color ada 2 cara, yaitu :
a.
Menyebutkan
nama warna seperti red, green, blue.
b. Menggunakan nilai RGB (red, green,
blue).
Sintaks penulisannya :
<font size=”1”>ukuran font</font><br>
<font face =”arial”>jenis
font</font><br>
<font color=”blue”>warna font</font>
6. Link HTML
6.1 Tag Anchor
Tag <a> untuk membuat suatu link kepada
dokumen lain dalam web. Atribut tag <a> antara lain : atribut href=”uri”
untuk mendefinisikan lokasi link, name=”name” untuk mendefinisikan
nama link, dan target=”_blank”|”_parent”|”_top”|”_self” untuk _blank
akan membuka pada window baru, _parent/_top akan keluar dari frame,
_self akan tetap di window browser.
Sintaks penulisannya :
<a href=”http://amikom.ac.id”
target=”_blank” name=”web amikom”> Link web amikom </a>
Link html terdapat 3 jenis yaitu :
a.
Link relatif
Membuat suatu link pada page ke page
lain pada komputer yang sama, tidak memerlukan alamat internet yang lengkap.
b. Link absolut
Membuat link ke page web lain yang
berada pada web site lain di internet, tetapi harus menuliskan alamat internet
secara lengkap.
c.
Link ke
bagian lain dalam dokumen
Link jenis ini dibuat apabila untuk
dokumen yang panjang sekali, sehingga apabila ditampilkan dalam browser web
akan mengharuskan melakukan scroll layar berulang-ulang.
Sintaks penulisannya :
<a href=”#tujuan”>Link asal
</a>
Artikel bebas
.
.
<a name=”tujuan”>Posisi
tujuan</a>
Artikel bebas
.
.
6.2 Link Mailto
Mailto digunakan untuk membuat link pada
suatu pesan mail (tidak akan bisa bekerja jika mail client tidak terpasang).
7. Tag Marquee
Marquee adalah bahasa HTML untuk
memberikan efek sebuah kata atau kalimat menjadi berjalan atau bergerak.
Mempunyai daya tarik tersendiri karena animasi berjalan/bergeraknya tersebut.
Beberapa atribut yang digunakan untuk marquee sebagai berikut :
a.
bgcolor :
untuk mengatur background dari text yang akan diberi efek marquee.
b. direction : untuk mengatur gerakan
dari text (up, down, left, right).
c.
scrollamount
: untuk mengatur kecepatan gerakan text (angka dalam px), semakin tinggi angka
yang digunakan maka semakin cepat gerakan dari textnya.
d. behaviour : untuk mengatur efek dari
gerakannya (slide, scroll, alternate).
e.
width :
untuk mengatur lebar dari area text (% atau px).
f.
height :
untuk mengatur tinggi dari area text (% atau px).
g. align : untuk mengatur posisi
(center, left, right).
h. onmouseover : untuk memberhentikan
efek ketika disorot mouse.
i.
onmouseout :
untuk melanjutkan efek apabila mouse sudah tidak menyorot text.
REFERENSI
Sidik, Betha dan Pohan, I. Husni. (2011). Pemrograman
Web dengan HTML disertai lebih dari 200 contoh program beserta tampilan
grafisnya Edisi Revisi Keempat. Bandung: Informatika.
Arief, M. R. (2011). Pemrograman Web Dinamis
menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta: Andi Offset.
Rajif Agung Yanuar, S.Kom. 2011. Modul Pemrograman
Web HTML & CSS. STMIK AMIKOM Yogyakarta
Pertemuan 4
1. Image
HTML
Gambar di dalam suatu web page merupakan daya penarik bagi pengunjung. Adanya
gambar di web akan memperindah tampilan. File gambar yang umum digunakan ada 3
jenis format yaitu PNG, GIF, dan JPG. Ketika memilih suatu
gambar harus memperhatikan dari format gambar yang digunakan karena setiap
gambar akan membutuhkan waktu tambahan untuk di download dan memperlambat awal
penampilan suatu dokumen dalam browser. Oleh karena itu, dalam memilih gambar dan
menyertakannya ke dalam suatu dokumen harus hati-hati. Untuk menysipkan gambar
pada dokumen html di sediakan secara khusus yaitu Tag <img>.
Sintaks penulisannya :
Tag <img> mempunyai atribut di antaranya:
<img src=”url” />
Atribut
|
Penjelasan
|
src
|
Url dari file image/direktori gambar
|
align
|
Letak
gambar pada teks, nilai atributnya left, right, top, middle, dan bottom
|
width
|
Lebar gambar dalam satuan pixel
|
height
|
Tinggi gambar dalam satuan pixel
|
alt
|
Menampilkan teks pengganti jika gambar tidak tampil
di brows
|
border
|
Memberi bingkai pada gambar
|
Image
Sebagai Link
Gambar bisa
digunakan sebagai link untuk suatu dokumen.
2. Tabel
HTML
Untuk memberikan data dalam bentuk kolom dan baris. Sebuah tabel mempunyai
judul, baris untuk informasi, dan sel untuk setiap itemnya. Tabel dapat di isi
dengan daftar item, paragraf, form, gambar, teks-teks preformatted, dan bahkan
tabel-tabel yang lain (tabel dalam tabel). Untuk membuat tabel digunakan tag
awal <table> dan tag penutup </table>.
Sintaks
penulisannya :
Elemen-Elemen
Tabel
<table>
<tr>
<td>Data
Tabel</td>
<tr>
</table>
Elemen
|
Penjelasan
|
<table>
. . . </table>
|
Tag
pembentuk tabel. jika border disertakan, maka tabel akan tampil disertai
border. Nilai border 0 – 30.
|
<caption> . . . </caption>
|
Pembentuk judul tabel. judul dapat diberi tag apa
saja.
|
<tr>
. . . </tr>
|
Penjelaskan
baris tabel dalam tabel. atribut yang dipakai : align(left, center dan right)
atau valign(top, middle dan bottom).
|
<th>
. . . </th>
|
Pembentuk
sel header tabel. Secara default teks dalam sel ini di tebalkan dan di
tampilkan ditengah.
|
<td> . . . </td>
|
Pembentuk sel data dalam tabel.
|
Catatan :
a. Jumlah baris tabel ditentukan dengan banyaknya
<tr> . . . </tr> yang di tulisankan dalam elemen tabel, dari
<table> . . . </table>.
b. Jumlah kolom dalam tabel ditentukan dengan banyaknya
<td> . . . </td> di dalam setiap definisi baris, dari <tr> .
. . </tr>.
c. Setiap baris dalam tabel akan mempunyai jumlah kolom
yang berbeda.
Atribut Tag
<table> Catatan :
Atribut yang didefinisikan dalam <th> . . . </th> atau <td> .
. . </td> akan menggantikan alignment default yang didefinisikan dalam
<tr> . . . </tr>
Atribut Tag
<tr>
Atribut Tag
<td> dan <th>
Empty Cell
Penggunaan
mnemonic “ ” untuk menangani tabel yang belum mempunyai isi.
3. Form dan
Input HTML
Form digunakan
untuk mendapatkan masukan dari pengguna web. Pengguna web dapat memasukkan
input melalui halaman-halaman HTML. Umumnya pengolahan form dilakukan pada
server dengan menggunakan skrip yang bersifat server-side seperti PHP, ASP dan
lain sebagainya. ). Untuk membuat form digunakan tag awal <form> dan
tag penutup </form>.
Sintaks
penulisannya :
<form action=”url” method=”get|post”>
</form>
3.1 Atribut
Tag <form>
Atribut
|
Penjelasan
|
Method
|
Metode
pengiriman data ke tujuan, yaitu: GET : mengirimkan data pada server
dengan cara meletakkan data pada bagian akhir URL POST : mengirimkan
datanya secara terpisah.
|
Action
|
Menentukan
lokasi dari script yang akan memproses data dari form
|
3.2 Jenis
Masukan dalam Form
Jenis
masukan dalam satu formulir dibedakan menjadi :
a. Text, digunakan untuk mengisi suatu nilai dapat berupa teks
atau angka.
b. Radio, elemen isian berupa pilihan dimana hanya satu pilihan
yang dapat dilakukan.
c. Checkbox, elemen yang menyediakan beberapa pilihan bisa lebih
dari satu.
d. List, elemen pilihan dalam bentuk daftar.
e. Button, elemen berupa tombol untuk melakukan suatu proses.
f. Submit, elemen tombol yang digunakan untuk memanggil url
g. Reset, elemen tombol yang digunakan untuk mengembalikan
kondisi awal.
h. Image, digunakan sebagai pengganti button, berupa gambar yang
dapat melakukan proses.
i. Textarea, elemen yang dapat menampung kumpulan
teks ketikan dari user.
j. File, elemen button yang dapat memanggil
file atau gambar dari storage.
k. Password, elemen
berupa teks yang khusus digunakan untuk mengisi password.
3.2.1 Tag
<TEXTAREA>
untuk
membuat sebuah kotak teks multi baris. Tag ini mempunyai beberapa atribut,
yaitu :
3.2.2 Tag
<SELECT>
untuk membuat sebuah daftar pilihan. Tag ini memiliki beberapa atribut, yaitu :
3.2.3 Tag
<INPUT>
untuk
membuat komponen-komponen yang digunakan untuk meminta informasi dari user,
misalnya kotak teks, kotak pilihan, tombol dan lain-lain. Tag ini tidak
memerlukan tag penutup. Tag ini mempunyai beberapa atribut, yaitu :
Tipe input yang dapat dibuat adalah :
a. Text, digunakan untuk membuat kotak teks
b. Password, digunakan
untuk membuat kotak teks, tetapi semua karakter akan ditampilkan dengan tanda
*.
c. Check Box, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang
dapat dipilih lebih dari satu.
d. Radio, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang
hanya dapat dipilih satu saja.
e. File, digunakan untuk memanggil file atau gambar dari
storage.
f. Hidden, Digunkan untuk mengirim data ke suatu aplikasi yang
tidak dingginkan untuk dilihat oleh browser.
g. Reset, digunakan
untuk membuat tombol yang fungsinya untuk menghapus semua isian form yang telah
diberikan.
h. Submit, digunakan
untuk membuat tombol yang fungsinya untuk mengirimkan data form agar
diolah.
4. Elemen
Label, Fieldset dan Legend
Elemen label
memberikan
fasilitas untuk menambahkan teks pada elemen masukan form. Elemen ini diisikan
dengan deskripsi dari elemen masukan yang ingin ditambahkan dan harus memiliki
atribut for. Atribut for pada elemen label berisikan nilai yang sama dengan
atribut id pada elemen masukan form. Pengisian nilai yang sama akan mengikatkan
elemen label dengan elemen masukan sehingga pengguna dapat langsung mengisikan
nilai dengan melakukan klik teks yang dihasilkan oleh elemen label. Elemen
fieldset merupakan elemen yang digunakan untuk membungkus beberapa elemen
masukan form, untuk menandakan bahwa elemen-elemen tersebut merupakan elemen
masukan yang berada pada satu grup yang sama, atau saling berhubungan.
Sedangkan Elemen legend digunakan untuk memberikan judul pada sebuah
fieldset.
Sintaks
penulisannya :
<fieldset>
<legend>Judul</legend>
</fieldset>
REFERENSI
Sidik, Betha
dan Pohan, I. Husni. (2012). Pemrograman Web dengan HTML disertai lebih dari
200 contoh program beserta tampilan grafisnya. Bandung: Informatika.
Arief, M. R.
(2011). Pemrograman Web Dinamis menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta:
Andi Offset.
Ahlihi Masruro, S.Kom. Modul Pemrograman Web. STMIK AMIKOM Yogyakarta
Pertemuan 5
HTML5
Sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari World Wide
Web, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML
(yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada
tahun 1997) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama
pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung
teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah
dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan
salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C)
untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan
cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01
dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara
berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.
1. Sejarah
HTML5
Kelompok Kerja Teknologi Aplikasi Web Hyperteks (Web Hypertext Application
Technology Working Group, WHATWG) mulai membuat standar baru ini pada tahun
2004 ketika Konsortium W3C sedang fokus pada pengembangan XHTML 2.0 di masa
depan, sementara HTML 4.01 belum pernah diperbarui sejak tahun 2000. Sejak
tahun 2009, W3C dan WHATWG bekerja sama dalam pengembangan HTML5 setelah W3C
mengakhiri Kelompok Kerja Pengembangan XHTML 2.0. Meskipun HTML5 telah dikenal
luas oleh para pengembang web sejak lama, HTML5 baru mencuat pada April 2010
setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan
HTML5, "Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan
video atau menyaksikan konten apapun di web." Beberapa
aturan yang harus kamu pelajari saat belajar HTML5, yaitu :
a. Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan
JavaScript.
b. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal (seperti
Flash).
c. Lebih baik penanganan kesalahan.
d. Lebih banyak penggunaakn markup untuk mengganti
scripting.
e. HTML5 harus independen.
f. Proses development-nya harus terlihat untuk umum
(visible).
2. Dukungan
Browser HTML5
Web browser merupakan program yang berfungsi
untuk menampilkan dokumen-dokumen web dalam format HTML. Untuk menguji browser
anda yang terinstall di komputer telah mendukung HTML5 dapat diuji dengan link
berikut : http://html5test.com Sebaiknya agar browser anda mendukung HTML5
segera di update dengan versi terbaru. Beberapa browser yang sudah support
HTML5 yaitu:
a. Chrome
b. Safari Apple v.4+
c. Internet Explorer 9
d. Opera
e. Maxthon
f. Firefox 4, 5, 6 dan seterusnya
3.
Fitur-Fitur Baru di HTML5
HTML5 merupakan versi ke-5 dari html dan saat ini juga masih dalam tahap
pengembangan. Berikut adalah fitur-fitur terbaru dalam HMTL5 diantaranya yaitu:
a. Video dan Audio : tidak perlu menempelkan flash, quickplayer, atau
realplayer untuk memutar audio dan video.
b. Canvas : Media corat-coret langsung tanpa flash dan applet
java.
c. Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan
search.
d. Semantic : Mempermudah designer dengan tag khusus layout,
seperti: artikel, footer, header, navigasi, dan section.
Dukungan
yang lebih baik untuk
penyimpanan secara offline.
4. Document
Type (DOCTYPE)
Instruksi untuk web browser tentang apa versi bahasa markup halaman yang
ditulis. DOCTYPE bukanlah tag HTML dan deklarasi DOCTYPE mengacu pada Document
Type Definition (DTD). DTD menetapkan aturan untuk bahasa markup,
sehingga browser dapat membuat konten halaman tersebut dengan benar. Deklarasi
DOCTYPE harus menjadi hal pertama dalam dokumen HTML, sebelum tag <html>.
Biasakan selalu menambahkan DOCTYPE ke halaman web agar membantu browser untuk
membuat halaman web/blog dengan benar. Penggunaan DOCTYPE pada HTML5 lebih di
sederhanakan dengan mengetikkan perintah:
<!DOCTYPE
html>
Model HTML4
maka penulisan DOCTYPE secara lengkap seperti berikut ini:
<!DOCTYPE
HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">
Atau dengan
model XHTML yaitu:
<!DOCTYPE
html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
5. Struktur
Dasar HTML5
Output di
Browser Title Nama File Body
6. Elemen
Semantik HTML5
Semantic = arti/makna. Semantic elements = elemen dengan makna.
Elemen semantik baru yang bertujuan untuk memberi makna ke berbagai bagian dari
suatu halaman Web modern: header, footer, navigation bar, sidebar, dan
sebagainya. Unsur-unsur semantik baru yang disediakan HTML5 adalah:
a. <article>
Unsur
<article> digunakan untuk mendefinisikan item independen pada halaman
yang dapat didistribusikan sendiri, seperti sebuah berita, posting blog, atau
komentar.
b. <section>
Elemen ini
merupakan bagian dari sebuah dokumen atau aplikasi, seperti bab atau bagian
dari sebuah artikel atau tutorial. Misalnya, bagian Anda baca sekarang bisa
dikelilingi oleh elemen <section> di HTML5.
c. <nav>
Ini adalah
wadah untuk link navigasi utama pada halaman Web.
d. <aside>
Elemen baru
ini dapat digunakan untuk menandai sebuah sidebar atau beberapa konten lainnya
yangdianggap agak terpisah untuk konten sekitarnya. Contohnya adalah iklan
e. <hgroup>
Dalam
beberapa kasus, halaman, artikel, atau bagian mungkin memerlukan lebih dari
satu pos, seperti di mana Anda memiliki judul dan subjudul dengan tag heading.
f. <canvas>
Unsur ini
adalah salah satu aspek yang paling penting dariHTML5 karena memfasilitasi
produksi grafik, permainan interaktif,aplikasi paint, dan grafis lain dengan
cepat tanpa memerlukan plug-in eksternal seperti Adobe Flash.
g. <audio> dan <video>
Kedua unsur
ini memungkinkan Developer Web untuk memasukkan konten multimedia tanpa
bergantung padapengguna untuk memiliki browser tambahan plug-in diinstal.
Macam -
macam jenis input form baru di HTML5 yaitu:
1.) color
8.) range
2.) date
9.) search
3.) datetime
10.) tel
4.) datetime-local
11.) time
5.) email
12.) url
6.) month
13.) week
7.) number
Selain
memberikan elemen-elemen baru, HTML5 menghapus beberapa elemen lama seperti:
1.) <acronym>
7.) <font>
2.) <applet>
8.) <frame>
3.) <basefont>
9.) <frameset>
4.) <big>
10.) <noframes>
5.) <center>
11.) <strike>
6.) <dir>
12.) <tt>
7. Figure
dan Figcaption
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <figure>. Tag ini digunakan
sebagai wadah untuk menampung atau meletakkan tag <img> agar dapat
tersusun secara rapih. Sedangkan <figcaption> digunakan untuk
menuliskan atau memberikan keterangan pada gambar.
Sintak
Penulisan:
<figure>
<img
src="url">
<figcaption>Keterangan Gambar<figcaption>
</figure>
8. Video
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <video>. Tag ini digunakan
untuk memasukkan video, misalnya ingin memutar video kedalam halaman web. Pada
versi HTML sebelumnya untuk memutar video pada sebuah web menggunakan plugins
tambahan yang biasa disebut flash Player. Tag video pada HTML5, setidaknya ada 3
jenis format video yang mendukung yaitu:
a. Ogg (File Ogg dengan Video Codec Theora dan Audio Codec
Vorbis) (.ogg)
b. MPEG4 (File MPEG4 dengan Video Codec H.264 dan Audio Codec
AAC) (.mp4)
c. WebM (File WebM dengan Video Codec VP8 dan Audio Codec
Vorbis) (.webm)
Apabila
mempunyai video dengan format video bukan ogg, mp4, dan webm. Bisa menggunakan
aplikasi video converter salah satunya miro video converter.
Sintak
Penulisan:
<video
controls="controls">
<source
src="judulvideo.ogg" type="video/ogg">
<source
src="judulvideo.mp4" type="video/mp4">
<source
src="judulvideo.webm" type="video/webm">
</video>
Atribut pada
tag <video>
9. Audio
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <audio>. Tag ini digunakan
untuk memasukkan suara/audio, misalnya ingin memutar lagu kedalam halaman web.
Ketika di generasi sebelumnya (HTML 4.01) memasukkanaudio ke dalam web masih
harus menggunakan flash. Tag audio pada HTML5, setidaknya ada 3 jenis format
audio yang mendukung yaitu: Ogg, MP3, Wav.
Sintak
Penulisan:
<audio
controls="controls">
<source
src="judullagu.mp3" type="audio/mp3">
</audio>
Atribut pada
tag <audio>
10. HTML
Inputan Type
HTML5 memiliki beberapa input type baru untuk form. Fitur baru ini memungkinkan
kontrol input yang lebih baik dan validasi.
Pada chapter
ini kita akan membahas Input Type baru pada HTML5 :
a. color
h. range
b. date
i. search
c. datetime
j. tel
d. datetime-local
k. time
e. email
l. url
f. month
m. week
g. number
Catatan :
Tidak semua browser mendukung semua input type baru. Jika tidak didukung maka
akan ditampilkan sebagai field text biasa.
Input Type :
color
Type color
digunakan untuk menginputkan field yang berisikan warna.
Input
Type : date
Type data
date memungkinkan user untuk memilih tanggal.
Input Type :
datetime
Type
datetime memungkinkan pengguna untuk memilih tanggal dan waktu (bukan zona
waktu).
Input Type :
datetime-local
Type
datetime-local memungkinkan pengguna untuk memilih tanggal dan waktu (bukan
zona waktu).
Input Type :
email
Type email
digunakan untuk menginputkan field yang seharusnya berisi alamat email.
Mendefinisikan field dari alamant e-mail (akan otomatis divalidasi ketika
disubmitkan)
Tip : Safari
dan iPhone mengenal type email, dan merubah keyboard on-screen sesuai dengan
format email (email@admin.com)
Input Type :
month
Type month
memungkinkan user untuk memilih bulan dan tahun
Input Type :
number
Type number
digunakan untuk menginputkan field yang seharusnya berisikan nilai numeric.
Kita juga bisa mengatur restriction pada nomor yang diterima :
Gunakan
atribut berikut untuk menentukan restriction :
a. Max - menentukan nilai maksimum yang diperbolehkan
b. Min - menentukan nilai minimum yang diperbolehkan
c. Step - menentukan nomor legal interval
d. Value - menentukan nilai default
Input Type :
range
Type range digunakan untuk
menginputkan fiels yang seharusnya berisikan nilai dari range nomor.
Restriction
nomor yang akan diterima juga bisa diatur. Gunakan atribut dibawah ini untuk
menentukan restriction :
a. Max - menentukan nilai maksimum yang diperbolehkan
b. Min - menentukan nilai minimum yang diperbolehkan
c. Step - menentukan nomor legal interval
d. Value - menentukan nilai default
Input Type :
url
Type url
digunakan untuk menginputkan fields yang seharusnya berisikan alamat URL. Nilai
dari field url secraa otomatis di validasi ketika form disubmitkan.
Tip : Safari
di iPhonr mengenali input type url, dan mengubah keyboard on-screen untuk
menyesuaikan format url (contoh : http://situs.com).
Input Type :
week
Type week
memungkinkan user untuk memilih minggu dan tahun.
11. HTML5
Form Atributes
Dengan berkembangnya HTML4 menjadi HTML5, bertambahlah berbagai fungsi dan tag
tambahan, begitu juga dengan Atribut dari form HTML. Kali ini akan membahas
mengenai atribut form yang ada pada HTML5. Atribut baru dari <form> :
a. Autocomplete
b. Novalitade
Beberapa
atribut baru tag <input> yang sering digunakan dalam form validasi
adalah:
a. min : nilai minimal yang dapat dimasukkan dalam field.
Dapat digunakan pada tipe input number dan date.
b. max : nilai maksimal yang dapat dimasukkan dalam
field. Dapat digunakan pada tipe input number dan date.
c. step : interval nilai yang dapat dimasukkan. Dapat
digunakan untuk tipe input number.
d. pattern : pola input yang harus dimasukkan oleh user.
Menggunakan format regex dalam javascript.
e. required : menentukan apakah field ini harus diisi apa
tidak.
f. placeholder : bantuan pengisian field. berupa contoh
isi field ketika field kosong dan kursor tidak terdapat dalam field tersebut.
Atributte
autocomplete <form> / <input>
Atribut
autocomplete menentukan apakah form /input field autocomplete harus on atau
off. Ketika autocomplete on, browser akan secara otomatis menyempurnakan nilai
berdasarkan pada nilai yang user telah masukkan sebalumnya.
Tip:
Memungkinkan autocomplete "on" untuk form, dan "off" untuk
spesifik input field.
Catatan :
Atribut autocomplete bekerja dengan <form> dan diikuti oleh type
<input> : tex. search, url, email, password, datepickers, range, dan
color.
Atribut
novalidate pada <form>
Atribut
novalidate merupakan atribut boolean. Ketika dihadirkan, maka akan menentukana
form-data(input) yang tidak perlu divalidasi ketika dimasukkan.
Atribut
autofocus pada <input>
Atribut
autofocus merupakan atribut boolean. Ketika hadir, akan menentukan element
<input> secara otomatis harus get focus ketika halaman load.
Atribut form
pada <input> Atribut form
menentukan satu atau banyak form yang dimiliki sebuah element input. Pengenalan Perancangan WEB
Pertemuan 1-3
Pengenalan
Perancangan WEB
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa untuk membentuk sebuah
halaman web dan html bukan sebuah bahasa pemrograman melainkan bahasa markup
(markup language). Markup language terdiri dari sekumpulan markups tag. Simbol
markup yang digunakan oleh HTML ditandai dengan tanda lebih kecil (<) dan
tanda lebih besar (>) yang biasa disebut tag.
1. Penamaan Dokumen HTML
Untuk membuat program aplikasi yang
berjalan di atas web, harus terlebih dahulu menguasai HTML. Saat ini banyak
terdapat paket aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat halaman web secara
WYSIWYG (What You See Is What You Get) sperti Microsoft FrontPage,
Macromedia DreamWeaver dan sebagainya, yang memudahkan untuk merancang halaman
web tanpa harus menguasai tag-tag HTML. Tetapi untuk menjadikan halaman web
lebih dinamis dan lebih interaktif, penguasaan terhadap tag-tag HTML akan
sangat diperlukan.
Untuk menandai bahwa sebuah file
teks merupakan file HTML maka ciri yang paling nampak jelas adalah ekstensi
filenya yakni .htm atau .html. Format ekstensi .htm awalnya hanyalah
mengakomodasikan penggunaan html dalam operasi DOS. Dalam pemberian nama sebuah
dokumen bersifat case sensitive sehingga dokumen dengan nama r.html akan
berbeda dengan R.html. Kasus case sensitive akan dijumpai pada dokumen
web yang di hosting di dalam server berbasis *nix (keluarga sistem operasi
Unix).
2. Definisi Elemen dan Tag HTML
Elemen HTML yaitu komponen penyusun
terkecil dari sebuah dokumen HTML. Elemen dapat berupa teks murni atau bukan
teks, atau keduanya. Untuk menandai sebuah elemen dalam suatu dokumen HTML di
sebut tag. Suatu elemen biasanya ditandai dengan pasangan tag, walaupun
ada beberapa nama elemen yang ditandai dengan satu tag tanpa harus
berpasangan, diantaranya :
a.
Image (
<img/> )
b. Ganti Baris – Break ( <br/> )
c.
Horizontal
Ruler ( <hr/> )
d. Input Field ( <input/> )
Tag dapat mempunyai atribut. Atribut mendefinisikan
sesuatu tentang tag tersebut. Atribut digunakan untuk mengubah default
pemformatan dikumen dengan tag yang bersangkutan.
3. Penggunaan Tag dan Atribut Tag
Dalam pembuatan dokumen HTML
penulisan elemen yang diawali dan diakhiri tanda tag HTML, memiliki syarat
penulisan :
a.
Tag HTML
diapit dengan dua karakter kurung sudut ( < dan > )
b. Tag HTML secara normal selalu berpasangan
c.
Tag pertama
dalam suatu pasangan adalah tag awal dan tag yang kedua merupakan tag akhir
d. Tag HTML tidak case sensitive,
artinya <b> sama dengan <B>
e.
Jika dalam
suatu tag terdapat tag lain, maka penulisan tag akhir tidak boleh bersilang dan
harus berurutan. Misalnya <b> <I>..Tebal dan Miring.. </I>
</b>
4. Struktur Dasar HTML
<html>
<head>
<title>Judul</title>
</head>
<body>
Konten yang akan ditampilkan pada halaman browser
</body>
</html>
5. Tag-Tag Dasar HTML
5.1 HTML
Tag dasar yang mendefinisikan bahwa
dokumen adalah dokumen html. Tag ini merupakan suatu keharusan bagi pemrograman
web untuk menuliskannya sebagai tag pertama dalam dokumen html. Penulisan tag
seperti :
<html> pada awal dokumen dan
</html> pada akhir dokumen
5.2 HEAD
Sebenarnya tidak harus ada pada
dokumen html tetapi pemakaian head yang benar akan meningkatkan kegunaan suatu
dokumen html. Penulisan tag seperti :
<head> di awal setelah <html> dan
</head> di akhir section head.
Elemen-elemen pada bagian head akan
mengerjakan tugas sebagai berikut :
a.
Menyediakan
judul dokumen
b. Menjembatani hubungan antar dokumen
c.
Memberitahu
browser untuk membuat form pencarian
d. Menyediakan metode untuk mengirim
pesan ke tipe browser
Elemen yang mungkin ada pada bagian head, yaitu:
a.
Tag <title>
untuk memberi judul dokumen. Penggunaannya :
<title> Judul dokumen </title>
b. Tag <base> untuk
menentukan basis URL. Contoh penggunaannya :
<base target=_”blank”/>
c.
Tag <link>
untuk menunjukan relasi antar dokumen html.
Tag ini memiliki beberapa atribut :
Atribut
|
Fungsi
|
href
|
Menunjukan
pada URL/dokumen lain
|
rel
|
Mendefinisikan
relasi terhadap sebuah dokumen dan dokumen lain yang berisi informasi tentang
personil yang memberi kontribusi terhadap dokumen tersebut
|
rev
|
Mendefinisikan
relasi sebuah dokumen HTML dengan dokumen lain
|
type
|
Menentukan
tipe dan parameter dari relasi
|
Contoh penggunaanya :
d. Tag <meta> untuk
mendefinisikan informasi-informasi di luar HTML. Informasi meta dapat digunakan
olej=h browser untuk menjalankan suatu aktivitas yang belum didukung oleh HTML.
Tg meta memiliki beberapa atribut :
Atribut
|
Fungsi
|
http-equiv
|
Mendefinisikan
properti dari elemen
|
name
|
Menyediakan
deskripsi tambahan dari elemen
|
url
|
Mendefinisikan
target dokumen dari sebuah properti
|
content
|
Menyediakan
nilai respon dari properti
|
Contoh penggunaannya :
<meta http-equiv=”refresh”
content=”50”/>
Contoh tersebut akan diterjemahkan
browser sebagai refresh dokumen setiap “50 detik”, jadi setara dengan mengklik
tombol refresh/reload pada browser.
Penggunaan elemen meta yang paling
populer adalah penggunaan properti Keyword dan Description.
5.3 BODY
Merupakan isi dari dokumen html.
Semua informasi yang akan ditampilkan mulai dari teks, gambar, sound, dan
lain-lain, akan ditampilkan di bagian ini. Bagian body diawali <body> dan
ditutup </body>.
Atribut body :
Atribut
|
Fungsi
|
alink
|
Menunjukan
warna link aktif
|
background
|
Merujuk
URL atau direktori dari gambar yang digunakan sebagai latar belakan
|
bgcolor
|
Menentukan
warna latar belakang
|
bgproperties
|
Jika nilai
atribut diisi “FIXED”, maka gambar latar belakang tidak ikut tergulung
|
leftmargin
|
Batas kiri
dokumen
|
link
|
Menentukan
warna link yang belum dikunjungi
|
Text
|
Menentukan
warna teks
|
Topmargin
|
Menentukan
batas atas
|
Vlink
|
Menentukan
warna link yang telah dikunjungi
|
Kode Warna
Warna
|
Heksa
|
Warna
|
Heksa
|
Aqua=Cyan
(biru air)
|
#00FFFF
|
Maroon
(merah tua)
|
#800000
|
Aquamarine
(biru kehijauan)
|
#70DB93
|
Navy (biru
gelap)
|
#000080
|
Black
|
#000000
|
Olive (
hijau kekuningan)
|
#808000
|
Blue
|
#0000FF
|
Orange
|
#FF7F00
|
Brass
(kuning tua)
|
#B5A642
|
Pink
|
#FF6EC7
|
Chocolate
|
#5C3317
|
Purple
|
#8000080
|
Copper
(keunguan)
|
#B87333
|
Red
|
#FF0000
|
Fuchsia
(merah keunguan)
|
#FF00FF
|
Silver
|
#C0C0C0
|
Gray
(abu-abu)
|
#808080
|
Teal (biru
kehijauan)
|
#008080
|
Green
|
#00FF00
|
Violet
|
#9F5F9F
|
Lime
(hijau terang)
|
#00FF00
|
White
|
#FFFFFF
|
Magenta
|
#FF00FF
|
Yellow
|
#FFFF00
|
5.4 Heading
Tag <hx> digunakan
untuk memformat heading (judul dan sub judul) dari suatu halaman web. Heading
ini akan memperbesar ukuran huruf untuk setiap jenis heading. Ada enam buah
heading yang dikenal HTML, yaitu dari <h1> sampai dengan <h6>, dari
<h1> sampai dengan <h6> ukuran huruf akan semakin kecil. Tag
heading mempunyai atribut : [ Left | Center | Right ] defaul left.
5.5 Horisontal Ruler
Tag <hr> berfungsi
untuk menampilkan garis horizontal 3 dimensi di dalam halaman web. Tag
horizontal ruler juga tidak memerlukan elemen penutup </hr>.
Atribut elemen horizontal ruler :
a.
Align : [
left | center | right ] default center
b. Size : pixel (tebal garis, default
2)
c.
Width :
panjang (lebar garis, pixel atau persen, default 100%)
d. Noshade (garis solid)
5.6 Paragraf
Tag <p> berfungsi
layaknya untuk pengaturan antar paragraf dalam halaman web. Dalam elemen
paragraf terdapat atribut :
Align=[ left | center | right ] yang berfungsi sebagai pengatur
perataan paragraf, jadi cukup memilih salah satu.
5.7 Line Break
Tag <br> berfungsi
untuk memberikan baris baru suatu paragraf dalam halaman web. Tag break tidak
memerlukan tag penutup break.
5.8 Komentar
Komentar/catatan dalam dokumen tidak
di tampilkan dalam browser. Teks yang berfungsi sebagai komentar di simpan
dalam dokumen di tandai dengan tag <!--sebagai awal, kemudian teks yang di
komentari, dan tag --> sebagai akhir tag. Khusus untuk tag komentar ini, tag
penutup tidak menggunakan tanda garis miring.
6. Memformat Karakter
Melakukan format terhadap karakter
yang di tampilkan akan sangat berguna untuk membuat sebuah dokumen menjadi
menarik dan informatif.
6.1 Logical Format
Menerapkan layout dokumen secara
logis dan terstruktur. Semua tag ini memerlukan tag penutup. Tag-tag yang
termasuk logical format adalah :
a.
<cite>,
untuk
menandai suatu kutipan <citation>.
b. <code>, untuk menampilkan kode-kode
pemrograman.
c.
<em>, untuk menandai suatu teks yang
ditekankan (cetak miring) oleh penulis.
d. <kbd>, untuk menandai suatu teks yang harus
dimasukkan oleh user melalui keyboard.
e.
<samp>, untuk menandai suatu
teks yang dimasukkan sebagai contoh.
f.
<strong>,
digunakan
untuk menandai bagian penting (cetak tebal) dari suatu teks.
g. <var>, untuk menampilkan nama variabel.
h. <dfn>, untuk menandai sebuah sub definisi
dari daftar definisi.
6.2 Physical Format
Format terhadap fisik suatu font.
Semua tag ini memerlukan tag penutup. Tag-tag yang termasuk Physical Format
adalah :
a.
<b>, untuk menebalkan huruf.
b. <i>, untuk membuat huruf miring.
c.
<u>, untuk menggaris bawah teks.
d. <tt>, untuk menampilkan huruf seperti
huruf mesin ketik.
e.
<strike>,
untuk
menampilkan garis horizontal pada bagian tengah huruf.
f.
<big>,
untuk
menampilkan ukuran huruf yang lebih besar.
g. <small>, untuk
menampilkan ukuran hurug yang lebih kecil.
h. <sub>, untuk
menampilkan subscript (dibawah).
i.
<sup>,
untuk
menampilkan superscript (diatas).
7. Format Teks
7.1 Preformatted Text
Preformatted text <pre>
digunakan untuk menampilkan teks sama seperti yang diketikan dalam dokumen
HTML. Browser akan menapilkan teks tersebut dalam font monospaced, yaitu
seperti terlihat dalam teks yang ditampilkan oleh aplikasi berbasiskan teks.
7.2 Quotation/ Identasi
Suatu kutipan teks lazim ada dalam
suatu dokumen, ada dua macam kutipan :
a.
Kutipan
pendek - tag <q>
b. Kutipan panjang – tag <blockquote>
Tag <blockquote> digunakan untuk membuat
teks yang dikutip sebagai blok sendiri. Dengan perintah <blockquote> browser
akan menampilkan teks menjorok ke dalam (mengidentitasi teks) atau menampilkan
teks.
Tag <q> tidak melakukan sesuatu
yang khusus, tetapi dengan kita telah mendefinisikan sebagai kutipan, kemudian
kita menggunakan style sheet maka kutipan ini bisa di atur pemformatannya
dengan menggunakan style sheet.
8. List HTML
List item merupakan perintah yang di gunakan
dalam HTML untuk membuat daftar atau pengelompokan kata (list). Beberapa jenis
list HTML :
HTML menyediakan lima cara untuk
membuat daftar atau list, yaitu :
a.
Ordered List
b. Unordered List
c.
Directory
List
d. Menu List
e.
Definition
List
8.1 Ordered List (Numbering)
Digunakan untuk membuat daftar
dimana setiap bagiannya memiliki nomor secara urut. Ordered list dimulai tag
<ol> dan diakhiri tag </ol>. Untuk menyatakan setiap bagiannya
digunakan tag <li> tanpa tag penutup. Atribut elemen list,yaitu :
TYPE = [ 1 | a | A | i | I ]
(default 1)
8.2 Unordered List (Bullet)
Setiap bagian ditandai dengan tanda bullet.
Untuk membuat daftar dengan tanda ini digunakan tag awal <ul> dan tag
penutup </ul> dan tiap bagiannya digunakan tag <li> tanpa tag
penutup. Atribut elemen list, yaitu :
TYPE = [ disc | squre | circle ]
(defaul disc)
9. Entitas Karakter HTML
Beberapa karakter khusus mempunyai
arti khusus dalam HTML, seperti (<) sebagai tag pembuka dan (>) sebagai
tag penutup HTML. Jika ingin browser menampilkan karakter-karakter tersebut
maka kita harus menyisipkan entitas karakter ke dalam source HTML.
Entitas karakter mempunyai 3 bagian
: sebuah ampresand (&), sebuah nama etintas atau sebuah # dan nomor
entitas, dan terakhir sebuah tanda titik koma (;/semicolon).
Kelebihan dengan menggunakan nama
dibandingkan dengan nomor adalah nama lebih mudah di ingat. Kekurangannya
adalah tidak semua browser mendukung nama entitas terbaru, sedangkan dukungan
untuk nomor entitas hampir ada pada setiap browser.
Hasil
|
Deskripsi
|
Nama Karakter
|
Kode Karakter
|
©
|
Copyright
|
©
|
©
|
®
|
Registered trademark
|
®
|
®
|
™
|
Trademark
|
™
|
™
|
Non breaking space
|
|
¡
|
|
&
|
Ampersand
|
&
|
&
|
«
|
Angle quotion mark (left)
|
«
|
«
|
»
|
Angle quotion mark (right)
|
»
|
»
|
“
|
Tanda kutip
|
"
|
"
|
<
|
Tanda lebih kecil
|
<
|
<
|
>
|
Tanda lebih besar
|
>
|
=
|
x
|
Tanda kali
|
×
|
×
|
÷
|
Tanda bagi
|
÷
|
÷
|
1. Singkatan (Akronim)
Untuk
menuliskan singkatan (akronim) ada tag html yang digunakan yaitu Tag
<abbr> atau Tag <acronym>. Tag tersebut digunakan
untuk menyimpan data kepanjangan dari suatu singkatan yang ditampilkan dalam
dokumen. Atribut yang digunakan adalah title.
Sintaks penulisannya :
<abbr
title=“kepanjangannya”>singkatan</abbr>
<acronym title=“kepanjangannya”>singkatan</acronym>
Pada saat menggunakan tag tersebut maka pada saat pointer diletakan diatas
singkatan maka kepanjangan dari singkatan tersebut akan di tampilkan mengambang
di atasnya.
2. Address
Untuk
membuat alamat pada dokumen html di sediakan secara khusus yaitu Tag
<address>. Secara default tag <adress> akan menampilkan teks di
sebelah kiri, untuk di sebelah kanan menggukan atribut dir=”rtl”.
Sintaks penulisannya :
<address>alamat</address>
3. Arah Teks
Secara umum
kita membaca teks dari kiri ke kanan (left to right - ltr), tetapi di html ada
tag yang digunakan untuk mengubah penulisan teks dari kanan ke kiri (right to
left - rtl). Tag yang digunakan Tag <bdo>. Atribut yang digunakan dir.
Sintaks penulisannya :
<bdo dir=”rtl”>teks yang mau diarahkan</bdo>
4. Teks yang Disisipkan atau
Dihapus
Dalam
menulis artikel web kita bisa mengkoreksi teks yang di tuliskan dengan
menggunakan tag <ins> dan tag <del>. Tag <ins> memberikan
tanda untuk sisipan teks dengan membuat teks di garis bawah. Tag <del>
bukan mengahapus teks tetapi mengkoreksi pekerjaan dengan memberikan garis
tengah horizontal pada teks yang dihapus.
Sintaks penulisannya :
Satu tahun adalah <del>lima belas</del> <ins>dua
belas</ins> bulan
5. Font
Tag <font> bisa menentukan format tampilan font dalam dokumen
HTML. Atribut tag font diantaranya yaitu :
5.1 Ukuran Font
Atribut size digunakan untuk mengatur ukuran
font. Nilai font dimulai dari 1 atau +1 untuk ukuran terkecil dan 7 atau +6
untuk ukuran paling besar.
5.2 Jenis Font
Atribut face digunakan untuk mengatur jenis huruf
yang diinginkan. Atribut font harus diisi dengan string jenis font.
5.3 Warna Font
Atribut color digunakan untuk mengatur warna font
yang diinginkan. Untuk memberi nilai pada atribut color ada 2 cara, yaitu :
a.
Menyebutkan
nama warna seperti red, green, blue.
b. Menggunakan nilai RGB (red, green,
blue).
Sintaks penulisannya :
<font size=”1”>ukuran font</font><br>
<font face =”arial”>jenis
font</font><br>
<font color=”blue”>warna font</font>
6. Link HTML
6.1 Tag Anchor
Tag <a> untuk membuat suatu link kepada
dokumen lain dalam web. Atribut tag <a> antara lain : atribut href=”uri”
untuk mendefinisikan lokasi link, name=”name” untuk mendefinisikan
nama link, dan target=”_blank”|”_parent”|”_top”|”_self” untuk _blank
akan membuka pada window baru, _parent/_top akan keluar dari frame,
_self akan tetap di window browser.
Sintaks penulisannya :
<a href=”http://amikom.ac.id”
target=”_blank” name=”web amikom”> Link web amikom </a>
Link html terdapat 3 jenis yaitu :
a.
Link relatif
Membuat suatu link pada page ke page
lain pada komputer yang sama, tidak memerlukan alamat internet yang lengkap.
b. Link absolut
Membuat link ke page web lain yang
berada pada web site lain di internet, tetapi harus menuliskan alamat internet
secara lengkap.
c.
Link ke
bagian lain dalam dokumen
Link jenis ini dibuat apabila untuk
dokumen yang panjang sekali, sehingga apabila ditampilkan dalam browser web
akan mengharuskan melakukan scroll layar berulang-ulang.
Sintaks penulisannya :
<a href=”#tujuan”>Link asal
</a>
Artikel bebas
.
.
<a name=”tujuan”>Posisi
tujuan</a>
Artikel bebas
.
.
6.2 Link Mailto
Mailto digunakan untuk membuat link pada
suatu pesan mail (tidak akan bisa bekerja jika mail client tidak terpasang).
7. Tag Marquee
Marquee adalah bahasa HTML untuk
memberikan efek sebuah kata atau kalimat menjadi berjalan atau bergerak.
Mempunyai daya tarik tersendiri karena animasi berjalan/bergeraknya tersebut.
Beberapa atribut yang digunakan untuk marquee sebagai berikut :
a.
bgcolor :
untuk mengatur background dari text yang akan diberi efek marquee.
b. direction : untuk mengatur gerakan
dari text (up, down, left, right).
c.
scrollamount
: untuk mengatur kecepatan gerakan text (angka dalam px), semakin tinggi angka
yang digunakan maka semakin cepat gerakan dari textnya.
d. behaviour : untuk mengatur efek dari
gerakannya (slide, scroll, alternate).
e.
width :
untuk mengatur lebar dari area text (% atau px).
f.
height :
untuk mengatur tinggi dari area text (% atau px).
g. align : untuk mengatur posisi
(center, left, right).
h. onmouseover : untuk memberhentikan
efek ketika disorot mouse.
i.
onmouseout :
untuk melanjutkan efek apabila mouse sudah tidak menyorot text.
REFERENSI
Sidik, Betha dan Pohan, I. Husni. (2011). Pemrograman
Web dengan HTML disertai lebih dari 200 contoh program beserta tampilan
grafisnya Edisi Revisi Keempat. Bandung: Informatika.
Arief, M. R. (2011). Pemrograman Web Dinamis
menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta: Andi Offset.
Rajif Agung Yanuar, S.Kom. 2011. Modul Pemrograman
Web HTML & CSS. STMIK AMIKOM Yogyakarta
Pertemuan 4
1. Image
HTML
Gambar di dalam suatu web page merupakan daya penarik bagi pengunjung. Adanya
gambar di web akan memperindah tampilan. File gambar yang umum digunakan ada 3
jenis format yaitu PNG, GIF, dan JPG. Ketika memilih suatu
gambar harus memperhatikan dari format gambar yang digunakan karena setiap
gambar akan membutuhkan waktu tambahan untuk di download dan memperlambat awal
penampilan suatu dokumen dalam browser. Oleh karena itu, dalam memilih gambar dan
menyertakannya ke dalam suatu dokumen harus hati-hati. Untuk menysipkan gambar
pada dokumen html di sediakan secara khusus yaitu Tag <img>.
Sintaks penulisannya :
Tag <img> mempunyai atribut di antaranya:
<img src=”url” />
Atribut
|
Penjelasan
|
src
|
Url dari file image/direktori gambar
|
align
|
Letak
gambar pada teks, nilai atributnya left, right, top, middle, dan bottom
|
width
|
Lebar gambar dalam satuan pixel
|
height
|
Tinggi gambar dalam satuan pixel
|
alt
|
Menampilkan teks pengganti jika gambar tidak tampil
di brows
|
border
|
Memberi bingkai pada gambar
|
Image
Sebagai Link
Gambar bisa
digunakan sebagai link untuk suatu dokumen.
2. Tabel
HTML
Untuk memberikan data dalam bentuk kolom dan baris. Sebuah tabel mempunyai
judul, baris untuk informasi, dan sel untuk setiap itemnya. Tabel dapat di isi
dengan daftar item, paragraf, form, gambar, teks-teks preformatted, dan bahkan
tabel-tabel yang lain (tabel dalam tabel). Untuk membuat tabel digunakan tag
awal <table> dan tag penutup </table>.
Sintaks
penulisannya :
Elemen-Elemen
Tabel
<table>
<tr>
<td>Data
Tabel</td>
<tr>
</table>
Elemen
|
Penjelasan
|
<table>
. . . </table>
|
Tag
pembentuk tabel. jika border disertakan, maka tabel akan tampil disertai
border. Nilai border 0 – 30.
|
<caption> . . . </caption>
|
Pembentuk judul tabel. judul dapat diberi tag apa
saja.
|
<tr>
. . . </tr>
|
Penjelaskan
baris tabel dalam tabel. atribut yang dipakai : align(left, center dan right)
atau valign(top, middle dan bottom).
|
<th>
. . . </th>
|
Pembentuk
sel header tabel. Secara default teks dalam sel ini di tebalkan dan di
tampilkan ditengah.
|
<td> . . . </td>
|
Pembentuk sel data dalam tabel.
|
Catatan :
a. Jumlah baris tabel ditentukan dengan banyaknya
<tr> . . . </tr> yang di tulisankan dalam elemen tabel, dari
<table> . . . </table>.
b. Jumlah kolom dalam tabel ditentukan dengan banyaknya
<td> . . . </td> di dalam setiap definisi baris, dari <tr> .
. . </tr>.
c. Setiap baris dalam tabel akan mempunyai jumlah kolom
yang berbeda.
Atribut Tag
<table> Catatan :
Atribut yang didefinisikan dalam <th> . . . </th> atau <td> .
. . </td> akan menggantikan alignment default yang didefinisikan dalam
<tr> . . . </tr>
Atribut Tag
<tr>
Atribut Tag
<td> dan <th>
Empty Cell
Penggunaan
mnemonic “ ” untuk menangani tabel yang belum mempunyai isi.
3. Form dan
Input HTML
Form digunakan
untuk mendapatkan masukan dari pengguna web. Pengguna web dapat memasukkan
input melalui halaman-halaman HTML. Umumnya pengolahan form dilakukan pada
server dengan menggunakan skrip yang bersifat server-side seperti PHP, ASP dan
lain sebagainya. ). Untuk membuat form digunakan tag awal <form> dan
tag penutup </form>.
Sintaks
penulisannya :
<form action=”url” method=”get|post”>
</form>
3.1 Atribut
Tag <form>
Atribut
|
Penjelasan
|
Method
|
Metode
pengiriman data ke tujuan, yaitu: GET : mengirimkan data pada server
dengan cara meletakkan data pada bagian akhir URL POST : mengirimkan
datanya secara terpisah.
|
Action
|
Menentukan
lokasi dari script yang akan memproses data dari form
|
3.2 Jenis
Masukan dalam Form
Jenis
masukan dalam satu formulir dibedakan menjadi :
a. Text, digunakan untuk mengisi suatu nilai dapat berupa teks
atau angka.
b. Radio, elemen isian berupa pilihan dimana hanya satu pilihan
yang dapat dilakukan.
c. Checkbox, elemen yang menyediakan beberapa pilihan bisa lebih
dari satu.
d. List, elemen pilihan dalam bentuk daftar.
e. Button, elemen berupa tombol untuk melakukan suatu proses.
f. Submit, elemen tombol yang digunakan untuk memanggil url
g. Reset, elemen tombol yang digunakan untuk mengembalikan
kondisi awal.
h. Image, digunakan sebagai pengganti button, berupa gambar yang
dapat melakukan proses.
i. Textarea, elemen yang dapat menampung kumpulan
teks ketikan dari user.
j. File, elemen button yang dapat memanggil
file atau gambar dari storage.
k. Password, elemen
berupa teks yang khusus digunakan untuk mengisi password.
3.2.1 Tag
<TEXTAREA>
untuk
membuat sebuah kotak teks multi baris. Tag ini mempunyai beberapa atribut,
yaitu :
3.2.2 Tag
<SELECT>
untuk membuat sebuah daftar pilihan. Tag ini memiliki beberapa atribut, yaitu :
3.2.3 Tag
<INPUT>
untuk
membuat komponen-komponen yang digunakan untuk meminta informasi dari user,
misalnya kotak teks, kotak pilihan, tombol dan lain-lain. Tag ini tidak
memerlukan tag penutup. Tag ini mempunyai beberapa atribut, yaitu :
Tipe input yang dapat dibuat adalah :
a. Text, digunakan untuk membuat kotak teks
b. Password, digunakan
untuk membuat kotak teks, tetapi semua karakter akan ditampilkan dengan tanda
*.
c. Check Box, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang
dapat dipilih lebih dari satu.
d. Radio, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang
hanya dapat dipilih satu saja.
e. File, digunakan untuk memanggil file atau gambar dari
storage.
f. Hidden, Digunkan untuk mengirim data ke suatu aplikasi yang
tidak dingginkan untuk dilihat oleh browser.
g. Reset, digunakan
untuk membuat tombol yang fungsinya untuk menghapus semua isian form yang telah
diberikan.
h. Submit, digunakan
untuk membuat tombol yang fungsinya untuk mengirimkan data form agar
diolah.
4. Elemen
Label, Fieldset dan Legend
Elemen label
memberikan
fasilitas untuk menambahkan teks pada elemen masukan form. Elemen ini diisikan
dengan deskripsi dari elemen masukan yang ingin ditambahkan dan harus memiliki
atribut for. Atribut for pada elemen label berisikan nilai yang sama dengan
atribut id pada elemen masukan form. Pengisian nilai yang sama akan mengikatkan
elemen label dengan elemen masukan sehingga pengguna dapat langsung mengisikan
nilai dengan melakukan klik teks yang dihasilkan oleh elemen label. Elemen
fieldset merupakan elemen yang digunakan untuk membungkus beberapa elemen
masukan form, untuk menandakan bahwa elemen-elemen tersebut merupakan elemen
masukan yang berada pada satu grup yang sama, atau saling berhubungan.
Sedangkan Elemen legend digunakan untuk memberikan judul pada sebuah
fieldset.
Sintaks
penulisannya :
<fieldset>
<legend>Judul</legend>
</fieldset>
REFERENSI
Sidik, Betha
dan Pohan, I. Husni. (2012). Pemrograman Web dengan HTML disertai lebih dari
200 contoh program beserta tampilan grafisnya. Bandung: Informatika.
Arief, M. R.
(2011). Pemrograman Web Dinamis menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta:
Andi Offset.
Ahlihi Masruro, S.Kom. Modul Pemrograman Web. STMIK AMIKOM Yogyakarta
Pertemuan 5
HTML5
Sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari World Wide
Web, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML
(yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada
tahun 1997) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama
pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung
teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah
dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan
salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C)
untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan
cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01
dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara
berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.
1. Sejarah
HTML5
Kelompok Kerja Teknologi Aplikasi Web Hyperteks (Web Hypertext Application
Technology Working Group, WHATWG) mulai membuat standar baru ini pada tahun
2004 ketika Konsortium W3C sedang fokus pada pengembangan XHTML 2.0 di masa
depan, sementara HTML 4.01 belum pernah diperbarui sejak tahun 2000. Sejak
tahun 2009, W3C dan WHATWG bekerja sama dalam pengembangan HTML5 setelah W3C
mengakhiri Kelompok Kerja Pengembangan XHTML 2.0. Meskipun HTML5 telah dikenal
luas oleh para pengembang web sejak lama, HTML5 baru mencuat pada April 2010
setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan
HTML5, "Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan
video atau menyaksikan konten apapun di web." Beberapa
aturan yang harus kamu pelajari saat belajar HTML5, yaitu :
a. Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan
JavaScript.
b. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal (seperti
Flash).
c. Lebih baik penanganan kesalahan.
d. Lebih banyak penggunaakn markup untuk mengganti
scripting.
e. HTML5 harus independen.
f. Proses development-nya harus terlihat untuk umum
(visible).
2. Dukungan
Browser HTML5
Web browser merupakan program yang berfungsi
untuk menampilkan dokumen-dokumen web dalam format HTML. Untuk menguji browser
anda yang terinstall di komputer telah mendukung HTML5 dapat diuji dengan link
berikut : http://html5test.com Sebaiknya agar browser anda mendukung HTML5
segera di update dengan versi terbaru. Beberapa browser yang sudah support
HTML5 yaitu:
a. Chrome
b. Safari Apple v.4+
c. Internet Explorer 9
d. Opera
e. Maxthon
f. Firefox 4, 5, 6 dan seterusnya
3.
Fitur-Fitur Baru di HTML5
HTML5 merupakan versi ke-5 dari html dan saat ini juga masih dalam tahap
pengembangan. Berikut adalah fitur-fitur terbaru dalam HMTL5 diantaranya yaitu:
a. Video dan Audio : tidak perlu menempelkan flash, quickplayer, atau
realplayer untuk memutar audio dan video.
b. Canvas : Media corat-coret langsung tanpa flash dan applet
java.
c. Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan
search.
d. Semantic : Mempermudah designer dengan tag khusus layout,
seperti: artikel, footer, header, navigasi, dan section.
Dukungan
yang lebih baik untuk
penyimpanan secara offline.
4. Document
Type (DOCTYPE)
Instruksi untuk web browser tentang apa versi bahasa markup halaman yang
ditulis. DOCTYPE bukanlah tag HTML dan deklarasi DOCTYPE mengacu pada Document
Type Definition (DTD). DTD menetapkan aturan untuk bahasa markup,
sehingga browser dapat membuat konten halaman tersebut dengan benar. Deklarasi
DOCTYPE harus menjadi hal pertama dalam dokumen HTML, sebelum tag <html>.
Biasakan selalu menambahkan DOCTYPE ke halaman web agar membantu browser untuk
membuat halaman web/blog dengan benar. Penggunaan DOCTYPE pada HTML5 lebih di
sederhanakan dengan mengetikkan perintah:
<!DOCTYPE
html>
Model HTML4
maka penulisan DOCTYPE secara lengkap seperti berikut ini:
<!DOCTYPE
HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">
Atau dengan
model XHTML yaitu:
<!DOCTYPE
html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
5. Struktur
Dasar HTML5
Output di
Browser Title Nama File Body
6. Elemen
Semantik HTML5
Semantic = arti/makna. Semantic elements = elemen dengan makna.
Elemen semantik baru yang bertujuan untuk memberi makna ke berbagai bagian dari
suatu halaman Web modern: header, footer, navigation bar, sidebar, dan
sebagainya. Unsur-unsur semantik baru yang disediakan HTML5 adalah:
a. <article>
Unsur
<article> digunakan untuk mendefinisikan item independen pada halaman
yang dapat didistribusikan sendiri, seperti sebuah berita, posting blog, atau
komentar.
b. <section>
Elemen ini
merupakan bagian dari sebuah dokumen atau aplikasi, seperti bab atau bagian
dari sebuah artikel atau tutorial. Misalnya, bagian Anda baca sekarang bisa
dikelilingi oleh elemen <section> di HTML5.
c. <nav>
Ini adalah
wadah untuk link navigasi utama pada halaman Web.
d. <aside>
Elemen baru
ini dapat digunakan untuk menandai sebuah sidebar atau beberapa konten lainnya
yangdianggap agak terpisah untuk konten sekitarnya. Contohnya adalah iklan
e. <hgroup>
Dalam
beberapa kasus, halaman, artikel, atau bagian mungkin memerlukan lebih dari
satu pos, seperti di mana Anda memiliki judul dan subjudul dengan tag heading.
f. <canvas>
Unsur ini
adalah salah satu aspek yang paling penting dariHTML5 karena memfasilitasi
produksi grafik, permainan interaktif,aplikasi paint, dan grafis lain dengan
cepat tanpa memerlukan plug-in eksternal seperti Adobe Flash.
g. <audio> dan <video>
Kedua unsur
ini memungkinkan Developer Web untuk memasukkan konten multimedia tanpa
bergantung padapengguna untuk memiliki browser tambahan plug-in diinstal.
Macam -
macam jenis input form baru di HTML5 yaitu:
1.) color
8.) range
2.) date
9.) search
3.) datetime
10.) tel
4.) datetime-local
11.) time
5.) email
12.) url
6.) month
13.) week
7.) number
Selain
memberikan elemen-elemen baru, HTML5 menghapus beberapa elemen lama seperti:
1.) <acronym>
7.) <font>
2.) <applet>
8.) <frame>
3.) <basefont>
9.) <frameset>
4.) <big>
10.) <noframes>
5.) <center>
11.) <strike>
6.) <dir>
12.) <tt>
7. Figure
dan Figcaption
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <figure>. Tag ini digunakan
sebagai wadah untuk menampung atau meletakkan tag <img> agar dapat
tersusun secara rapih. Sedangkan <figcaption> digunakan untuk
menuliskan atau memberikan keterangan pada gambar.
Sintak
Penulisan:
<figure>
<img
src="url">
<figcaption>Keterangan Gambar<figcaption>
</figure>
8. Video
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <video>. Tag ini digunakan
untuk memasukkan video, misalnya ingin memutar video kedalam halaman web. Pada
versi HTML sebelumnya untuk memutar video pada sebuah web menggunakan plugins
tambahan yang biasa disebut flash Player. Tag video pada HTML5, setidaknya ada 3
jenis format video yang mendukung yaitu:
a. Ogg (File Ogg dengan Video Codec Theora dan Audio Codec
Vorbis) (.ogg)
b. MPEG4 (File MPEG4 dengan Video Codec H.264 dan Audio Codec
AAC) (.mp4)
c. WebM (File WebM dengan Video Codec VP8 dan Audio Codec
Vorbis) (.webm)
Apabila
mempunyai video dengan format video bukan ogg, mp4, dan webm. Bisa menggunakan
aplikasi video converter salah satunya miro video converter.
Sintak
Penulisan:
<video
controls="controls">
<source
src="judulvideo.ogg" type="video/ogg">
<source
src="judulvideo.mp4" type="video/mp4">
<source
src="judulvideo.webm" type="video/webm">
</video>
Atribut pada
tag <video>
9. Audio
HTML5 memperkenalkan tag baru bernama <audio>. Tag ini digunakan
untuk memasukkan suara/audio, misalnya ingin memutar lagu kedalam halaman web.
Ketika di generasi sebelumnya (HTML 4.01) memasukkanaudio ke dalam web masih
harus menggunakan flash. Tag audio pada HTML5, setidaknya ada 3 jenis format
audio yang mendukung yaitu: Ogg, MP3, Wav.
Sintak
Penulisan:
<audio
controls="controls">
<source
src="judullagu.mp3" type="audio/mp3">
</audio>
Atribut pada
tag <audio>
10. HTML
Inputan Type
HTML5 memiliki beberapa input type baru untuk form. Fitur baru ini memungkinkan
kontrol input yang lebih baik dan validasi.
Pada chapter
ini kita akan membahas Input Type baru pada HTML5 :
a. color
h. range
b. date
i. search
c. datetime
j. tel
d. datetime-local
k. time
e. email
l. url
f. month
m. week
g. number
Catatan :
Tidak semua browser mendukung semua input type baru. Jika tidak didukung maka
akan ditampilkan sebagai field text biasa.
Input Type :
color
Type color
digunakan untuk menginputkan field yang berisikan warna.
Input
Type : date
Type data
date memungkinkan user untuk memilih tanggal.
Input Type :
datetime
Type
datetime memungkinkan pengguna untuk memilih tanggal dan waktu (bukan zona
waktu).
Input Type :
datetime-local
Type
datetime-local memungkinkan pengguna untuk memilih tanggal dan waktu (bukan
zona waktu).
Input Type :
email
Type email
digunakan untuk menginputkan field yang seharusnya berisi alamat email.
Mendefinisikan field dari alamant e-mail (akan otomatis divalidasi ketika
disubmitkan)
Tip : Safari
dan iPhone mengenal type email, dan merubah keyboard on-screen sesuai dengan
format email (email@admin.com)
Input Type :
month
Type month
memungkinkan user untuk memilih bulan dan tahun
Input Type :
number
Type number
digunakan untuk menginputkan field yang seharusnya berisikan nilai numeric.
Kita juga bisa mengatur restriction pada nomor yang diterima :
Gunakan
atribut berikut untuk menentukan restriction :
a. Max - menentukan nilai maksimum yang diperbolehkan
b. Min - menentukan nilai minimum yang diperbolehkan
c. Step - menentukan nomor legal interval
d. Value - menentukan nilai default
Input Type :
range
Type range digunakan untuk
menginputkan fiels yang seharusnya berisikan nilai dari range nomor.
Restriction
nomor yang akan diterima juga bisa diatur. Gunakan atribut dibawah ini untuk
menentukan restriction :
a. Max - menentukan nilai maksimum yang diperbolehkan
b. Min - menentukan nilai minimum yang diperbolehkan
c. Step - menentukan nomor legal interval
d. Value - menentukan nilai default
Input Type :
url
Type url
digunakan untuk menginputkan fields yang seharusnya berisikan alamat URL. Nilai
dari field url secraa otomatis di validasi ketika form disubmitkan.
Tip : Safari
di iPhonr mengenali input type url, dan mengubah keyboard on-screen untuk
menyesuaikan format url (contoh : http://situs.com).
Input Type :
week
Type week
memungkinkan user untuk memilih minggu dan tahun.
11. HTML5
Form Atributes
Dengan berkembangnya HTML4 menjadi HTML5, bertambahlah berbagai fungsi dan tag
tambahan, begitu juga dengan Atribut dari form HTML. Kali ini akan membahas
mengenai atribut form yang ada pada HTML5. Atribut baru dari <form> :
a. Autocomplete
b. Novalitade
Beberapa
atribut baru tag <input> yang sering digunakan dalam form validasi
adalah:
a. min : nilai minimal yang dapat dimasukkan dalam field.
Dapat digunakan pada tipe input number dan date.
b. max : nilai maksimal yang dapat dimasukkan dalam
field. Dapat digunakan pada tipe input number dan date.
c. step : interval nilai yang dapat dimasukkan. Dapat
digunakan untuk tipe input number.
d. pattern : pola input yang harus dimasukkan oleh user.
Menggunakan format regex dalam javascript.
e. required : menentukan apakah field ini harus diisi apa
tidak.
f. placeholder : bantuan pengisian field. berupa contoh
isi field ketika field kosong dan kursor tidak terdapat dalam field tersebut.
Atributte
autocomplete <form> / <input>
Atribut
autocomplete menentukan apakah form /input field autocomplete harus on atau
off. Ketika autocomplete on, browser akan secara otomatis menyempurnakan nilai
berdasarkan pada nilai yang user telah masukkan sebalumnya.
Tip:
Memungkinkan autocomplete "on" untuk form, dan "off" untuk
spesifik input field.
Catatan :
Atribut autocomplete bekerja dengan <form> dan diikuti oleh type
<input> : tex. search, url, email, password, datepickers, range, dan
color.
Atribut
novalidate pada <form>
Atribut
novalidate merupakan atribut boolean. Ketika dihadirkan, maka akan menentukana
form-data(input) yang tidak perlu divalidasi ketika dimasukkan.
Atribut
autofocus pada <input>
Atribut
autofocus merupakan atribut boolean. Ketika hadir, akan menentukan element
<input> secara otomatis harus get focus ketika halaman load.
Atribut form
pada <input> Atribut form
menentukan satu atau banyak form yang dimiliki sebuah element input.
Tip : untuk
memilih lebih dari satu form, gunakan pemisah spasi dari ids form Input
diletakkan diluar form HTML (tapi tetap bagian dari form)
Atribut
pattern pada <input> Atribut pattern menentukan ekspresi regular dari nilai element
<input> dicek lagi.
Catatan :
Atribut pattern bekerja dengan diikuti dengan input type : text, search, url,
tel, email, dan password.
Tip :
Gunakan atribut tittle global untuk mendeskripsikan pattern untuk membantu
user.
Tip :
Pelajari tentang regular expressions di Javascript
Atribut
require pada <input> Atribut require atribut boolean. Ketika hadir, akan menentukan input field
yang harus diisikan sebelum mensubmitkan form.
Catatan :
Atribut require bekerja dengan diikuti input type : text, search, url, tel,
email, password, date picker, number, checkbox, radio, dan file.
Atribut
Placeholder pada <input>
Atribut
placaholder menentukan petunjuk pendek yang mendeskripsikan nilai yang dimaksud
dari input field. Petunjuk kecil ditampilkan dalam field input sebelum user
mengenterkan nilai.
Catatan :
Atribut placeholder bekerja dengan diikuti input type : text, search, url, tel,
email, dan password.
REFERENSI
Tip : untuk
memilih lebih dari satu form, gunakan pemisah spasi dari ids form Input
diletakkan diluar form HTML (tapi tetap bagian dari form)
Atribut
pattern pada <input> Atribut pattern menentukan ekspresi regular dari nilai element
<input> dicek lagi.
Catatan :
Atribut pattern bekerja dengan diikuti dengan input type : text, search, url,
tel, email, dan password.
Tip :
Gunakan atribut tittle global untuk mendeskripsikan pattern untuk membantu
user.
Tip :
Pelajari tentang regular expressions di Javascript
Atribut
require pada <input> Atribut require atribut boolean. Ketika hadir, akan menentukan input field
yang harus diisikan sebelum mensubmitkan form.
Catatan :
Atribut require bekerja dengan diikuti input type : text, search, url, tel,
email, password, date picker, number, checkbox, radio, dan file.
Atribut
Placeholder pada <input>
Atribut
placaholder menentukan petunjuk pendek yang mendeskripsikan nilai yang dimaksud
dari input field. Petunjuk kecil ditampilkan dalam field input sebelum user
mengenterkan nilai.
Catatan :
Atribut placeholder bekerja dengan diikuti input type : text, search, url, tel,
email, dan password.
REFERENSI
No comments :
Post a Comment